Acc. & Jewelries Advertisement Business Ceriwis~Blog English~Blog Indonesian~Blog Software Search4Buy
~ Write and Get Paid ! ~ Get Paid for Bumping Sites ! ~ Get Paid for Clicking on Sites ! ~ Get Paid for Viewing Advertisements ! ~ $6.00 Welcome Survey After Free Registration! ~ Untuk yang membutuhkan aksesoris dan perhiasan silahkan klik Acc. & Jewelries ~ Untuk yang ingin melihat iklan & lowongan kerja silahkan klik Advertisement ~ Untuk yang membutuhkan kerjasama & konsultasi dalam usaha silahkan klik Business ~ Untuk yang membutuhkan solusi perangkat lunak silahkan klik Software ~
Informasi/Berita
Your Ad Here
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Panduan Singkat Perjalanan Menggunakan Pesawat Terbang

14 November 2009

Apakah anda sering berpergian dengan pesawat ? Atau hanya sekali-kali ? Atau bahkan belum pernah sama sekali ? Berikut ini saya akan memberikan beberapa panduan singkat yang mungkin berguna bagi anda.

Bagi anda yang sering berpergian dengan pesawat terbang, mungkin tulisan ini dapat dijadikan sebagai bahan renungan, menambah referensi dan bahkan bisa menjadi bahan perdebatan, karena bisa jadi pendapat saya ini tidak sesuai dengan yang pernah anda alami.

Bagi anda yang jarang naik pesawat dan (mungkin) belum pernah naik pesawat, saya berharap tulisan ini dapat dijadikan acuan atau pegangan yang mungkin dapat berguna ketika anda harus berpergian dengan pesawat terbang.



Pilihlah Maskapai Yang Baik
Sebelum merencanakan perjalanan sebaiknya anda memilih maskapai penerbangan yang mempunyai reputasi baik sesuai dengan anggaran anda.

Ada maskapai yang memiliki harga lebih tinggi dibandingkan maskapai lainnya karena fasilitas kenyamanan yang lebih baik, namun bila anda mempunyai toleransi tentang hal tersebut maka anda dapat menyesuaikannya dengan anggaran yang tersedia.

Untuk mengetahui performa maskapai penerbangan dapat melalui browsing internet, namun jika saya boleh berpendapat, Garuda Indonesia adalah maskapai domestik yang terbaik. Mulai dari ketepatan jadwal hingga fasilitas-fasilitas yang diberikan selama perjalanan, harganya ya sebanding juga dech, lebih mahal :-)

Untuk urutan ke dua, aku lebih memilih Sriwijaya Air, walau memang pesawatnya mungkin banyak yang kalah canggih (hari gini masih pakai Boeing 737-200) dengan maskapai lainnya, misal Lion Air dengan Boeing 737-900ER-nya.


 
Boeing 737-200


Boeing 737-900ER


Untuk urutan ke tiga ya siapa lagi kalo bukan Lion Air, karena baru pernah coba 4 maskapai, yaitu Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air dan Wings Air. Namun sebaiknya Lion Air dengan Wings Air digabung aja, mereka itu satu grup.

Untuk Wings Air ini aku mempunyai pengalaman yang kurang menyenangkan ketika menggunakan pesawat MD-90, pesawat yang bentuknya mirip pensil :-)



MD-90

Untuk anda yang belum pernah merasakan naik pesawat MD-90 sebaiknya dihindari, setahu saya jenis pesawat ini yang paling tidak enak ditumpangi, mungkin karena modelnya yang panjang dan sayap + mesin yang rada sedikit ke belakang, jadi tampak kurang seimbang dan memang ayunan yang terasa pada saat lepas landas kurang nyaman, apalagi saat proses akan mendarat, lebih tidak nyaman lagi.

Bahkan akibat kejadian kecelakaan yang terjadi akhir-akhir ini, ada khabar bahwa pesawat MD-90 itu dilarang untuk dioperasikan.

Ada seorang teman berkelakar bahwa sebenarnya mudah saja untuk menentukan tingkat kenyamanan dan keselamatan dari maskapai penerbangan, yaitu dengan mendengarkan ucapan-ucapan dari kru-nya. Bila kru-nya mengatakan "Semoga Selamat Sampai Tujuan" berarti ada keraguan :-)
Jadi pilih saja yang mengatakan "Selamat Menikmati Penerbangan Dengan ....", pasti yang pernah naik maskapai ini sudah hafal betul isi titik-titik tersebut :-)


Ikuti Program Frequent Flyer
Bila kegiatan perjalanan yang anda lakukan lumayan cukup sering, terutama untuk maskapai yang sama, maka sebaiknya anda mendaftarkan diri untuk menjadi anggota dari frequent flyer.

Dengan keanggotaan ini maka anda akan mendapatkan beberapa fasilitas tambahan. Salah satunya adalah tiket gratis, contoh kasus adalah saat itu aku memegang kartu Garuda Frequent Flyer Silver dan kebetulan ada saudara yang membutuhkan tiket untuk ke Jogja, syaratnya adalah jumlah perjalanan harus mencukupi untuk dapat ditukarkan dengan tiket tujuan.
Cukup lumayan sebagai salah satu cara penghematan di masa krisis.


Waktu Berangkat Menentukan Harga Tiket
Dalam merencanakan perjalanan, anda pastikan bahwa anda harus sampai di tempat tujuan pada pukul berapa, hal ini penting agar dana yang digunakan dapat dihemat dengan lebih baik.

Pada jam-jam tertentu biasanya terdapat harga tiket yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga normal. Biasanya adalah pemberangkatan siang hari, sekitar jam 10.00 s/d 14.00.

Bila perjalanan anda tidak menuntut untuk sampai ditujuan dengan segera, sebaiknya gunakan pemberangkatan pada siang hari.


Persiapan Perlengkapan Yang Akan Dibawa
Fikirkan matang-matang apa yang akan anda bawa. Apa saja yang akan anda butuhkan di tempat tujuan ? Berapa lama ?

Bila diperlukan anda juga dapat mencari tahu lokasi di mana anda akan menginap. Terutama bila tempat menginap adalah hotel dan sejenisnya, bila di rumah saudara atau semacamnya tentu tidak akan banyak masalah.

Mengapa kita perlu mempertimbangkan perlengkapan ? Karena pesawat terbang tidak seperti angkutan lainnya. Pesawat mempunyai keterbatasan dalam membawa barang yang anda bawa. Misalnya adalah soal berat barang bawaan, anda boleh membawa barang untuk bagasi maksimal 7 kg tanpa dikenakan biaya. Bila anda membawa lebih dari berat tersebut maka anda harus mengeluarkan biaya tambahan.

Selain berat barang bawaan, fikirkan juga banyaknya barang bawaan. Pengalaman saya, lebih baik menggunakan 1 tas bawaan saja, kecuali kalau memang dapat oleh-oleh dari Kantor Cabang/Anak Cabang, rejeki tidak boleh ditolak :-)

Dengan hanya membawa satu barang bawaan maka anda tidak akan dibebani oleh masalah-masalah yang mungkin saja timbul, misalnya pada saat memasuki gerbang-gerbang pemeriksaan dan bila barang bawaan anda masuk ke dalam bagasi maka anda harus mengantri di bagian pengambilan bagasi.

Untuk barang bawaan yang dapat anda bawa ke dalam kabin (di atas tempat anda duduk) secara aturan hanya diperbolehkan satu orang membawa satu barang bawaan saja. Namun terkadang banyak juga penumpang yang membawa lebih dari satu, biasanya ini juga yang menjadi sumber ketidaknyamanan penumpang lainnya.


Menuju Bandara
Anda harus mengingat bahwa pesawat berbeda dengan angkutan lainnya, moda transportasi ini mempunyai jadwal keberangkatan yang tetap (kecuali kalau ada delay). Untuk itu biasanya setiap penumpang diingatkan untuk berada di bandara 2 jam sebelum keberangkatan.


Bila jadwal pemberangkatan anda pada pagi hari, sebaiknya anda berani mengeluarkan uang lebih untuk menggunakan taksi. Lain halnya bila jadwal anda sekitar jam 12.00 ke atas, pada kondisi ini anda dapat mengandalkan angkutan bis Damri dari tempat-tempat tertentu (Gambir, Kp. Rambutan, Tj. Priok, dll). Biasanya angkutan ini berangkat ke bandara Soekarno-Hatta setiap 1/2 jam sekali. Tarif Damri untuk wilayah Jakarta pada saat ini adalah Rp. 20.000,-. Untuk daerah di luar Jakarta setahu saya tarifnya lebih mahal dari harga tersebut. Jangan lupa untuk menyiapkan uang pas bila anda tidak ingin dipusingkan dengan pengembalian uang kembalian yang tertunda.

Ada satu pengalaman pahit yang pernah saya alami adalah ketika akan berangkat ke Manado. Saya mempunyai jadwal berangkat dengan Garuda Indonesia pada pagi hari (sudah agak lupa pastinya tapi sekitar jam 8-an).
Saya berangkat dari Kp. Rambutan jam 5 subuh, tadinya saya berfikir jam 7-an sudah bisa tiba di bandara Soekarno-Hatta mengingat itu adalah subuh dan 2 jam perjalanan dirasa cukup.
Namun apa dikata, Damri itu memang kurang profesional, akhirnya aku sampai di bandara sekitar 15 menit sebelum pesawat berangkat. Karena terlambat, untuk check in saja aku harus menggunakan counter khusus, barang bagasi sudah tidak bisa dibawa oleh mereka jadi terpaksa aku bawa sendiri, waktu itu juga adalah bulan puasa jadi terbayang dech rasanya lari-lari dari tempat check in di terminal 2-F ke gerbang pemberangkatan. Setiba di gerbang pemberangkatan saya sudah tidak bisa menggunakan fasilitas belalai, untung masih ada bus yang membawa kru pesawat, akhirnya saya menuju pesawat bersama pilot, ko-pilot dan kru lainnya. Benar-benar pengalaman yang tidak nyaman.

Untuk anda yang akan berangkat melalui bandara Soekarno-Hatta sebaiknya memastikan benar-benar terminal keberangkatan anda, saat ini terdapat 3 terminal keberangkatan, harap dipastikan di mana anda harus turun.


Check In
Ketika anda berada pada terminal yang tepat, anda harus mengantri untuk masuk ke dalam terminal. Siapkan tiket yang telah anda miliki untuk ditunjukan ke petugas, 1 tiket hanya untuk 1 orang yang masuk, pengantar tidak diperbolehkan untuk masuk ke dalam terminal.

Di dalam terminal, anda harus melalui gerbang pemeriksaan, di sini pastikan bahwa hp yang anda bawa dimasukan ke tempat khusus untuk hp agar tidak tersangkut, kemudian tas juga dimasukan ke dalam mesin pemantau. Sedangkan anda harus melalui gerbang sensor. Khusus untuk gerbang sensor, bagi anda yang memiliki alat pemacu jantung sebaiknya melapor kepada petugas sebelum melewati alat ini.

Setelah melewati gerbang sensor, kemudian anda harus mencari counter untuk pemberangkatan anda. Bacalah monitor yang ada di atas counter untuk mengetahuinya, sesuaikan dengan kode penerbangan pada tiket anda. Selain counter yang khusus untuk suatu penerbangan biasanya disediakan pula General Check In, di sini anda dapat juga melakukan check in karena counter ini berlaku umum untuk semua penerbangan pada maskapai yang sama.

Persiapkan KTP dan sejumlah uang untuk membayar check in. Bila anda akan mempunyai barang yang akan dibawa ke bagasi, maka barang anda akan melalui proses penimbangan (gratis untuk 7 kg ke bawah).

Untuk yang memiliki kartu Frequent Flyer, anda juga harus siapkan untuk ditunjukan ke petugas, bila tidak maka jumlah perjalanan anda tidak masuk dalam peritungan sehingga anda tidak dapat menukarkannya dengan tiket gratis sebaimana yang telah saya singgung di atas.

Bila anda mempunyai barang yang akan masuk bagasi, jangan lupa untuk meminta petugas melakukan pengemasan (dibungkus dengan lipatan plastik) agar barang yang anda bawa dapat terjaga keamanannya.

Pada proses check in anda dapat  memilih nomor tempat duduk yang masih tersedia, untuk kelas ekonomi formasinya adalah 3 kiri - 3 kanan, namun untuk pesawat berbadan besar semisal Boeing 767 (biasanya untuk perjalanan ke Bali dengan Garuda Indonesia) formasinya adalah 2 kiri - 4 tengah - 2 kanan. Untuk yang tidak ingin diganggu selama perjalanan dan tidak sering ke toilet, pilihlah tempat duduk yang di dekat jendela. Untuk yang sering ke toilet dan tidak sabar untuk antri maka pilihlah tempat duduk di gang.


Menuju Gerbang Pemberangkatan (Boarding Gate)
Setelah proses check in selesai, petugas akan memberikan kartu keberangkatan (boarding pass) yang berisikan nomor gerbang keberangkatan (boarding gate), nomor bangku dan juga kertas bukti bagasi (jika anda memasukan barang ke bagasi).

Dari tempat check in anda dapat langsung ke tempat gerbang keberangkatan, perhatikan tanda di atas karena tanda-tanda tersebut dipasang untuk memandu anda menuju ke gerbang keberangkatan yang dimaksud.

Biasanya pada saat anda menuju gerbang keberangkatan ada beberapa counter yang menawarkan asuransi tambahan (misal : Jasindo), untuk bagian ini terserah anda mau mengambilnya atau tidak karena tidak ada kewajiban untuk menggunakan asuransi tersebut.

Anda juga akan melewati tempat pemeriksaan kembali, jangan lupa sebagaimana yang telah saya sebutkan, untuk yang mempunyai alat pemicu jantung harap melapor ke petugas.

Bila anda bingung untuk mencari gerbang keberangkatan, jangan segan dan malu untuk bertanya ke petugas.


Menunggu Di Gerbang Pemberangkatan
Setelah anda sampai di gerbang keberangkatan, siapkan kartu keberangkatan (boarding pass) untuk dicatat oleh petugas. Di sini anda akan menunggu hingga pesawat siap untuk diberangkatkan. Sambil duduk-duduk santai, jangan lupa untuk menyimak pengumuman-pengumuman yang disampaikan oleh petugas.

Pengumuman yang penting untuk disimak adalah soal penundaan (delay) dan perpindahan gerbang keberangkatan. Bila pesawat anda mengalami penundaan maka petugas akan memberitahukannya. Terkadang karena sesuatu hal, gerbang keberangkatan anda dipindahkan ke gerbang lainnya, jadi simaklah selalu informasi tersebut.


Naik Ke Pesawat
Bila pesawat telah siap berangkat, anda akan diminta petugas untuk mengantri untuk memasuki pesawat. Biasanya nomor kecil diharapkan untuk mengantri dahulu di bagian depan.

Siapkan dan tunjukan boarding pass anda kepada petugas untuk dicatat. Ikuti petunjuk dan mudahnya ikuti saja penumpang lainnya yang ada di depan anda. Biasanya untuk kondisi tertentu, pintu masuk dibagi menjadi beberapa bagian. Ada yang langsung masuk melalui pintu depan ada juga yang disarankan untuk masuk pintu belakang. Pada bagian tertentu ada petugas yang memberitahu penumpang dengan nomor sekian hingga sekian untuk menggunakan pintu khusus untuk naik dari belakang.

Jangan lupa untuk menonaktifkan telepon seluler, laptop atau alat apa pun yang dapat menerima-mengirimkan sinyal/gelombang sebelum masuk ke dalam pesawat karena dapat mengganggu sistem navigasi pesawat.

Setelah masuk ke dalam pesawat perhatikan nomor-nomor tempat duduk yang terdapat di dalam kabin. Untuk pesawat kecil seperti Boeing 737 mungkin lebih mudah karena hanya terdapat 1 gang saja. Yang agak sulit adalah untuk pesawat besar seperti Boeing 767 dan 777, di dalam pesawat ini terdapat 2 gang (lihat formasi 2 kiri - 4 tengah - 2 kanan). Jangan segan-segan untuk bertanya kepada pramugari yang ada di dekat anda.

Sesampainya anda di tempat duduk, silahkan memasukan barang bawaan pada tempatnya (di atas tempat duduk). Ada beberapa hal yang perlu anda ingat, untuk barang bawaan yang diletakan di atas kabin harus dipastikan bahwa di dalamnya tidak terdapat tempat minuman atau air yang sewaktu-waktu dapat tumpah, terlebih bila pesawat sedang terguncang.

Selain tempat minuman, pastikan kembali bahwa alat-alat seperti hp dan laptop telah benar-benar dinonaktifkan.


Di Dalam Pesawat
Penomoran bangku biasanya seperti 10A, 10B, 10F. Nomor 10 menunjukan urutan dari depan, sedangkan A, B, C dan seterusnya menunjukan urutan dari kiri ke kanan, misal C dan D itu letaknya di gang, sedangkan A dan F itu letaknya di dekat jendela.

Setiba di tempat duduk anda, segeralah untuk duduk agar antrian di belakang anda tidak menunggu terlalu lama. Bila tempat anda ada di dekat jendela, untuk mempermudah akses masuk anda dapat mengangkat sandaran tangan yang ada (yang memisahkan antara tempat duduk satu dengan lainnya).

Dalam waktu yang tidak beberapa lama, sebelum pemberangkatan pramugari akan menerangkan tata cara yang harus dilakukan pada kondisi darurat, anda harus memperhatikan petunjuk-petunjuk tersebut, terlebih lagi bila anda duduk pada posisi jendela darurat, anda akan dijelaskan secara khusus oleh pramugari.

Pada saat pesawat akan menuju landasan, anda akan diminta untuk menegakan sandaran tempat duduk, membuka penutup jendela dan menggunakan sabuk keselamatan.

Pada saat pesawat akan bersiap tinggal landas, jangan lupa untuk berdoa atas keselamatan anda. Titik yang paling kritis dalam penerbangan adalah saat lepas landas dan mendarat.

Siapkan pula kantung muntah bagi yang tidak tahan, karena biasanya pada saat lepas landas terasa ada tekanan dan ayunan yang lumayan.

Setelah proses tinggal landas selesai dan telah mencapai ketinggian tertentu anda diperbolehkan untuk melepaskan sabuk keselamatan, walau demikian saya sarankan untuk tetap menggunakannya. Pada beberapa tempat terkadang terjadi turbulensi yang menyebabkan goncangan pada pesawat.

Ketika anda sudah mendekati bandara tujuan, pramugari akan mengkonfirmasikan ke penumpang. Pada saat ini anda diharuskan untuk melipat meja, menegakan sandaran tempat duduk, membuka penutup jendela dan menggunakan sabuk keselamatan.

Kembali saya sarankan untuk berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing.

Pilot biasanya akan berputar untuk mendapatkan posisi pendaratan yang sesuai, bagi sebagian orang hal ini biasanya membuat grogi. Terlebih bila berputar cukup lama, biasanya sich bila cuaca mendung atau hujan pilot akan mencari sudut yang terbaik agar pendaratan tidak membahayakan.

Ketika pesawat telah mendarat, pramugari akan memberitahukan pada anda untuk tetap mengenakan sabuk keselamatan dan tidak mengaktifkan telepon selular hingga pesawat berhenti dengan sempurna.


Turun Dari Pesawat
Ketika pesawat telah berhenti dengan sempurna, anda dapat melepaskan sabuk keselamatan dan bersiap untuk mengambil barang yang ada di kabin. Berhati-hatilah dalam membuka tempat barang tersebut karena bisa saja ada barang yang terjatuh ketika dibuka.

Setelah membawa barang anda, silahkan untuk masuk ke dalam antrian untuk turun dari pesawat. Ikuti petunjuk dari petugas.


Mengambil Barang Bagasi
Bila anda meletakan barang di bagasi, jangan lupa untuk mengambilnya pada tempat pengambilan bagasi. Perhatikan kode barang pada kertas yang telah disertakan bersama boarding pass ketika anda akan berangkat, pastikan bahwa kode barang tersebut sesuai dengan yang anda punya.

Setelah selesai mengambil barang bagasi anda dapat langsung keluar, biasanya nanti akan ada petugas bandara yang menghampiri untuk mencocokan barang bagasi yang anda bawa dengan kertas yang berisi kode barang tersebut.


Penutup
Mungkin itu saja yang dapat saya bagi kepada anda, semoga tulisan ini berguna untuk anda. Pesan saya, demi keselamatan bersama anda diharapkan untuk mematuhi segala aturan yang berlaku di pesawat. Sering saya alami penumpang yang menggunakan telepon selular ketika pesawat akan tinggal landas dan mendarat, hal ini membahayakan pesawat tersebut.

Semoga bermanfaat !!!

Bookmark and Share Kirim ke InfoGue.com Kirim ke LintasBerita.com Share to IndoFeed Download PDF


Jika anda anggap tulisan ini berguna, silahkan melakukan donasi melalui PayPal :
Atau dapat juga melalui rekening-rekening berikut :

BII - KCP. PELNI KEMAYORAN, JAKARTA
1-134-14394-0 an. Hadi Ariwibowo

MANDIRI - KCP. JAKARTA KAWASAN KOMERSIAL CILANDAK
127-00-0437648-7 an. Hadi Ariwibowo


Atau dapat juga dengan mengklik iklan-iklan yang ditayangkan dalam situs ini.
Thanks !!!
Labels:

Hanya ada 1 komentar, yaitu :

Anonim mengatakan...

trimakasih dah bagi2 pengalaman... ini bermanfaat bngt buatku yg jarang naik pesawat.